Modal Sosial dan Perilaku Pro-Lingkungan pada Wisata Pesisir Pohuwato: Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.54923/researchreview.v5i1.347Keywords:
Modal sosial, Perilaku pro-lingkungan, wisata pesisir, literature review, PohuwatoAbstract
Wisata pesisir di Kabupaten Pohuwato memiliki potensi yang besar dalam mendukung perkembangan ekonomi masyarakat, sekaligus memerlukan pengelolaan lingkungan yang melibatkan partisipasi masyarakat secara aktif. Artikel ini bertujuan mengkaji peran modal sosial dalam mendorong perilaku pro-lingkungan pada kawasan wisata pesisir, khususnya di Pantai Pohon Cinta. Penelitian menggunakan metode integrative literature review dengan menelaah berbagai artikel jurnal nasional dan internasional serta teori-teori yang berkaitan dengan modal sosial, sosiologi lingkungan, dan tata kelola wisata pesisir. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepercayaan berperan dalam memperkuat tindakan kolektif dan mendukung penerimaan program lingkungan berbasis komunitas. Norma sosial yang tumbuh dari kearifan lokal dan nilai-nilai keagamaan turut membentuk mekanisme pengendalian lingkungan secara informal. Selain itu, jaringan sosial yang melibatkan Pokdarwis, kelembagaan desa, LSM, dan perguruan tinggi berkontribusi dalam memperluas akses masyarakat terhadap pengetahuan, kerja sama, dan sumber daya pendukung pengelolaan lingkungan. Literatur yang ditelaah juga menunjukkan adanya beberapa aspek yang perlu diperkuat, seperti peningkatan literasi lingkungan, penguatan koordinasi antar kelembagaan, optimalisasi dukungan pendanaan, serta pengembangan mekanisme pengelolaan yang lebih terpadu. Oleh karena itu, penguatan modal sosial melalui pemanfaatan kearifan lokal, pengembangan kolaborasi kelembagaan, dan peningkatan literasi lingkungan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola wisata pesisir yang berkelanjutan di Kabupaten Pohuwato.




